Indonesian English

BUDAYA TERTIB LALU LINTAS DITANAMKAN PADA PARA PELAJAR

Rabu, 23 November 2011 10:17 Admin1
Cetak

 

Jakarta, 22/11/2011

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Tingkat Nasional Tahun 2011 yang diselenggarakan pada 21 s.d 23 November 2011 di Hotel Millenium, Jakarta adalah program Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebagai proses penanaman budaya tertib berlalu lintas dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi jalan.

pelajarpelopor1  pelajarpelopor2 

 

Keterangan : foto oleh Aulia Dharma

Dengan kegiatan tersebut para pelajar diharapkan dapat memberikan rasa kebersamaan dan kesetiakawanan antar peserta lainnya yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia. Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait dengan keselamatan berlalulintas, sehingga dapat mensosialisasikannya di sekolah mereka belajar, serta memberikan suri tauladan bagi rekan-rekan di sekolahnya. Dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut (21/11/2011), Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso secara khusus berpesan mengenai pentingnya mengenakan helm ketika mengendarai sepeda motor meskipun jarak tempuhnya dekat. “Jadi nanti kalau ada rekannya yang tidak pakai helm naik sepeda motor walaupun jaraknya hanya dari sini ke situ (dekat-red). Dikasih tahu! Karena penyesalan selalu dibelakang. Kalau pada waktu itu dia tidak celaka tidak apa-apa. Tapi kalau celaka baru dia sadar kalau tidak pake helm,” kata Dirjen.

Para peserta yang telah berhasil terseleksi di tingkat Nasional ini akan terus mensosialisasikan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah dan di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat membawa dampak positif dalam perkembangan keselamatan lalu lintas di mana mereka belajar. Direktur Keselamatan Transportasi Darat Hotma Simanjuntak mengatakan, “Mudah-mudahan adik-adik sekalian bisa menjadi duta keselamatan paling tidak di provinsi masing-masing.” Menurut Hotma jika para pelajar yang terpilih nantinya mensosialisasikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas kepada rekan-rekannya, maka pesan tersebut akan lebih mengena dan menyentuh daripada pemerintah yang bicara. “Tolong dilihat, disimak, dipelajari dan direnungkan apa yang menjadi inti dari pertemuan ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai keselamatan jalan dari Kementerian Perhubungan, Kops Lalu Lintas POLRI dan Jasa Raharja. Sebagai pelajar yang terpilih sebagai duta keselamatan, mereka diharapkan dapat memberi contoh kepada masyarakat untuk selalu berperilaku berkeselamatan di jalan. Perilaku berkeselamatan di jalan yang dapat dilakukan misalnya dengan berempati dengan pengguna jalan yang lain, tidak ngebut, tidak menerobos lampu merah. Menyeberang pada tempat yang ditentukan, di zebra cross atau di jembatan penyeberangan, dan ketika menyeberang jalan selalu didahului dengan 4T (Tunggu sejenak – Tengok Kanan – Tengok kiri – Tengok kanan lagi). Jangan lupa untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm untuk pesepeda motor dan sabuk keselamatan untuk pengguna mobil. Untuk sepeda motor khususnya wajib menyalakan lampu utama pada siang hari. Ketika mengemudikan kendaraan bermotor di jalan harus mengemudi dengan wajar dan penuh konsentrasi dan tidak terganggu karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon, menonton tv/video apalagi mabuk minuman beralkohol.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat terpilih seorang Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat dari kalangan generasi muda, sebagai aset bangsa, sehingga informasi tentang keselamatan transportasi darat dapat disebarluaskan di kalangan komunitasnya.

Tidak kurang dari 30 orang pelajar mengikuti kegiatan tersebut, mereka merupakan perwakilan dari Provinsi Aceh, Lampung, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Maluku, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Tingkat Nasional 2011 berakhir pada 23/11/2011. Terpilih sebagai pemenang I Maria Benita Pratiwi dari DKI Jakarta, pemenang II Ajeng Sekar Rini dari Boyolali, Jawa Tengah dan pemenang III Azka Aditya dari Yogyakarta. Sedangkan yang terpilih sebagai pemenang favorit putri, Stella Fransiska Imanuella dari Salatiga, Jawa Tengah dan pemenang favotir putra, I Putu Bayu Indrajaya dari Bali. (CAS)