Jakarta, 3/11/2011.
Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Pemberdayaan Audit Keselamatan ASDP di Hotel Millenium Jakarta (3/11/2011), Direktur Keselamatan Transportasi Darat Hotma Simanjuntak menyampaikan,”Kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud fisik yang konkret yang bisa kita terapkan. Ada dua hal yang menjadi harapan kami selaku pemerintah pusat, kita berdayakan sumber daya manusia di daerah. Kemudian yang kedua kita coba berpikir secara sistematis dalam mewujudkan suatu keinginan kita. Buat proposal, kita wujudkan secara nyata.” Selain itu Hotma juga mengharap agar hubungan baik yang telah terjalin ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan keselamatan transportasi dan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penurunan tingkat fatalitas dan angka kematian akibat kecelakaan.
Kegiatan pemberdayaan audit keselamatan ASDP ini, merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Ditjen Perhubungan Darat sebagai tindak lanjut dari pelatihan audit keselamatan alur pelayaran ASDP yang telah diberikan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui kegiatan ini diharapkan para aparatur yang telah mengikuti pelatihan dapat meningkatkan kompetensinya untuk melaksanakan audit keselamatan ASDP serta untuk memotivasi pemerintah daerah khususnya Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk melaksanakan audit keselamatan ASDP sebagai salah satu upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas ASDP.
Dalam pengoperasiannya, moda angkutan sungai dan danau secara umum masih banyak mengalami kendala dalam bidang prasarana alur pelayaran. Di antaranya masih banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi pada angkutan sungai serta belum optimalnya pemasangan dan penggunaan tanda rambu pada alur pelayaran sungai. Sebagai konsekuensi dari kondisi tersebut, maka keselamatan lalu lintas ASDP merupakan masalah multidimensi yang pemecahannya juga harus meliputi aspek-aspek dengan melibatkan pemerintah – swasta dan masyarakat. (CAS)